Pesantren Al-Falah (1971)

Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah Kabupaten Bandung, merupakan Lembaga Pendidikan Agama Islam berada di bawah badan hukum Yayasan Asysyahidiyyah

Yayasan Asysyahidiyyah didirikan atas prakarsa KH. Q. Ahmad Syahid, Ph.D. pada tahun 1983 dengan Akta tanggal 28 Maret 1983 No. 20 di Jl. Kapten Sangun No. 6, Tenjolaya Cicalengka Bandung Jawa Barat Indonesia, dengan tujuan untuk menaungi beberapa lembaga pendidikan dan sosial – yang telah lebih dulu ada.

Lembaga-lembaga tersebut meliputi:

  • Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah I,
  • Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah II,
  • Taman Kanak-Kanak,Islam Terpadu Al-Falah
  • Sekolah Dasar Boarding School
  • Madrasah Tsanawiyah Al-Falah,
  • Madrasah Aliyah Al-Falah,
  • Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Falah,
  • Majlis Mudzakarah Ulum Al-Qur’an Al-Falah
  • Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al-Falah.

 

Sejarah Singkat

Masa Perintisan

Drs.KH. Q Ahmad Syahid, Ph.D bin KH. Sholeh, seorang kyai yang pernah menjuarai MTQ Tk. Nasional Pertama 1968 di Makasar Ujung Pandang, dengan tekad yang kuat dan tanggung jawab sosial yang tinggi, di tengah himpitan keterbatasan ekonomi dan kondisi sosial yang tidak ramah, pada tanggal 3 Mei 1971 ia merintis pendirian Pesantren al-Qur’an Al-Falah, di atas lahan seluas 2100 M2 dengan sebuah rumah tua yang dibeli dari KH. Romli Ishaq dengan uang hasil rekaman PH di Remaco sebesar Rp 60.000 (1970).

Di rumah tua itulah, dengan penuh suka cita ia tinggal bersama isteri tercinta Hj. Euis Kultsum, dan sekaligus memulai misi “profetis”nya, untuk mengajarkan al-Quran dan menyemaikan nilai-nilai al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan penuh ketekunan & keikhlasan ngawuruk ngaji (dibaca: ta’lim, tarbiyah dan ta’dib), meski muridnya hanya tiga orang santri.

Tahun 1971 – Berdiri PONPES Al-Quran Al-Falah I Cicalengka Bandung

Seiring dengan perjalanan waktu, terutama setelah lawatan beliau ke Negeri Thailand masih pada tahun 1971 dalam rangka muhibah tilawat al-Quran, jumlah santri yang ingin berguru semakin bertambah, sehingga tempat pemondokan pun tidak mampu lagi menampung mereka. Oleh karena itu para santri pada waktu itu sempat dititipkan sementara di pabrik tektil yang belum beroperasi. Berkat kegigihan beliau dan kerjasama dengan semua lapisan masyarakat maka Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah, dalam tiga dasawarsa telah menjadi lembaga yang besar dan dikenal oleh banyak kalangan, karena peranannya dalam kehidupan masyarakat.

Tahun 1982 – Pendirian Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah 

Madrasah Aliyah Al-Falah Adalah adalah sebuah lembaga pendidikan Tingkat Menengah Atas yang berada di bawah Yayasan Asysyahidiyyah Cicalengka Bandung serta berafilisasi di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia, dengan status terakreditasi ”A” nomor SK 02.00/693/BAP-SM/X/2011. Didirikan pada tahun 1982 di Cicalengka dan berpindah kampus sejak tahun 1995 ke Jl. Raya Nagreg KM 38 Pamucatan Rt.003/017 Desa Nagreg Kab.Bandung Provinsi Jawa Barat.

Tahun 1985 –  Pendirian STAI Al-Falah Cicalengka Bandung

Tahun 1994 – Pendirian Pondok Pesantren Al-Falah II Nagreg

Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah II adalah salah satu pondok pesantren yang berada dibawah Yayasan Asysyahidiyyah yang didirikan oleh KHQ. Ahmad Syahid pada tahun 1993 di Km 38 Nagreg Kab.Bandung Jawa Barat; sebuah kawasan yang dikelilingi oleh gunung dan lembah yang gersang.

Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah II ini berdiri di atas lahan 60.000 M2; yang berasal dari tanah wakaf dari seorang dermawan Purn. Zenal Abidin (alm) seluas 20.000 M2, dan hasil usaha Yayasan, seluas 40.000M2. Pendirian Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah II ini berangkat dari sebuah keinginan yang kuat untuk terus mengembangkan nilai-nilai Qur’ani, di samping tuntutan kondisional lokasi Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah I yang tidak representatif lagi jika dibandingkan dengan jumlah populasi santri yang berdomisili.

Pada mulanya Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah II ini bernama Pondok Pesantren Da’watul Ihsan, namun karena masih ada keterkaitan emosional dan sejarah dengan pesantren induk maka lebih dikenal dengan sebutan Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah. Pada tiga tahun pertama Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah II ini hanya dikhususkan untuk santri putra tingkat Aliyah, kemudian pada tahun 1998 dibuka untuk santri putri, dengan langkah pertama santri putri dari Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah I dihijrahkan ke Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah II dan berlanjut sampai dengan sekarang. Dalam usianya yang masih muda, Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Falah II telah mampu berkembang secara pesat, baik dari segi kuantitas maupun kualitas, dan mampu berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Tahun 1997 – Pentasbihan sebagai wakil dari Syaikh Muhammad Nazhim Adil al-Haqqani an-Naqsybandi

Syaikh Muhammad Hisyam Kabbani k mentasbihkan empat Ulama lainnya sebagai wakil dari Syaikh Muhammad Nazhim Adil al-Haqqani an-Naqsyabandi yang tersebar di Jawa Barat, Jakarta, dan Jawa Tengah.

Mereka adalah :

  • Kyai Haji Taufiqqurahman al-Subky (Wonopringgo, Pekalongan, Jawa Tengah)
  • Al-Habib Luthfi bin Yahya (Pekalongan, Jawa Tengah)
  • Kyai Haji Qari Ahmad Syahid (Nagrek, Jawa Barat)
  • Al-Ustadz Haji Wahfiudin, MBA (Jakarta)

Tahun 2000 – Berdiri TK Islam Terpadu Al-Falah Nagreg Bandung

Tahun 2011 – Berdiri SD Islam Boarding School Al-Falah Cicalengka Bandung

[divider]

 

Was this article helpful?

Related Articles

Leave A Comment?